Hai…. Bertemu lagi dengan saya, Dita Setia Ningrum.
Sebelumnya saya sempat membahas mengenai “mengenal dan menggali potensi diri”.
Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas mengenai “solusi mengatasi
lingkungan pekerjaan yang menumpuk dan membosankan”.
Bosan adalah
kejenuhan yang terjadi akibat dari kebiasaan yang selalu terulang. Misalnya
saja kita sering makan mie instan, maka jika kita makan mie secara
terus-menerus selama beberapa hari, pasti akan timbul namanya kebosanan
tersebut. Hidup ini harus memiliki perbedaan setiap harinya, agar tingkat
kejenuhan atau bosan dapat berkurang. Makanya terkadang banyak sekali orang
stress akibat dari kebiasaan mereka yang begitu-begitu saja sampai
berhari-hari, bahkan ada juga yang sampai bertahun-tahun. Bekerja merupakan
salah satu contoh yang dilakukan berhari-hari bahkan sampai bertahun-tahun
apalagi dengan lingkungan tempat kerja tidak nyaman, pekerjaan yang menumpuk
ataupun selalu dikejar oleh deadline kerjaan yang akhirnya , jadi pastilah
dapat merasa bosan.
Hal seperti itu bukan hanya dialami oleh seseorang yang
bekerja saja tapi juga sering dialami oleh mahasiswa atau beberapa orang
lainnya. Salah satu contoh yang saya alami adalah saat mengerjakan penulisan
ilmiah. Banyak yang harus dikerjakan seperti membuat aplikasi, melakukan
pengujian, melakukan kuisioner dan membuat penulisan. Selain itu saya
mendapatkan dosen pembimbing yang menuntut untuk membuat aplikasi yang berbeda
dengan aplikasi lainnya dan bukan hanya itu, karena ia adalah salah satu
penguji saat sidang penulisan ilmiah sehingga ia sangatlah teliti dalam
penulisan. Revisi bukan satu atau dua kali saya alami tapi mungkin puluhan
kali, tapi saya yakin itu untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Penulisan serta
pembuatan aplikasi tidaklah dapat dilakukan dengan cepat, ditambah harus
mengerjakannya dengan teliti dan masih ada tugas kuliah lainnya.
Awalnya saya sangatlah malas dan bosan untuk
mengerjakannya, karena saat saya mengajukan beberapa judul tapi masih ditolak
karena beberapa alasan. Akhirnya saya harus terus mencari judul yang bagus tapi
saya mampu mengerjakannya sebelum semester 6 selesai dan tidak menganti judul
ditengah jalan. Akhirnya setelah saya sudah mendapatkan judul yang telah
disetujui oleh dosen pembimbing, tetapi saya hanya diberikan beberapa minggu
untuk menyelesaikan penulisan ilmiah beserta pembuatan aplikasi dikarenakan
dosen pembimbing saya akan pergi untuk sementara waktu. Beruntungnya, saya
dapat menyelesaikan penulisan ilmiah beserta pembuatan aplikasi sebelum dosen
pembimbing saya pergi. Tetapi karena saya terlalu memaksakan diri untuk
menyelesaikannya dengan cepat, menyebabkan saya kurang istirahat dan membuat
kesehatan saya turun. Semenjak saat itu saya sadar bahwa kesehatan dan
istirahat yang cukup adalah hal yang penting, karena apabila sakit maka tidak
dapat melakukan apapun selain istirahat dan menunggu sembuh dari sakit
tersebut.
Berdasarkan pengalaman saya diatas, saya memperbaiki pola
ketika saya sedang mengerjakan tugas yang menumpuk dan membosankan namun tetap
mengutamakan kesehatan. Misalnya seperti dibawah ini :
1. Istirahat
setiap 1 jam sekali
2. Jangan
lupa minum air mineral, dan kurangi minum kopi atau minuman lainnya.
3. Carilah
posisi duduk yang nyaman
4. Buatlah
target sesuai dengan waktu yang mungkin dapat menyelesaikan tugas tersebut
5. Apabila
merasa kesehatan menurun ataupun lelah, sebaiknya istirahat dan tidak
memaksakan diri
Selain itu, apabila sedang mengerjakan tugas namun mulai
ngerasakan bosan ataupun jenuh. Sebaiknya lakukan hal seperti dibawah ini untuk
mengatasi atau bahkan menghilangkan rasa bosan atau jenuh tersebut
1. Mendengarkan
musik sambil mengerjakan tugas
2. Membawa
makanan dan minuman saat mengerjakan tugas
3. Berbincang
dengan teman
4. Tidur
5. Ibadah
6. Bermain
game
7. Berliburlah
apabila sedang libur
Seperti itulah tips dari saya mengenai mengatasi pekerjaan
yang membuat jenuh dan bosan. Dan sebagai tambahan, ada beberapa tips lain dari
website ruangpegawai.com yang dapat dicoba solusi dari bosan bekerja :
1. Buat Perencanaan Pekerjaan yang berbeda dari sebelumnya
Tidak perlu Anda merubah isi
planning Anda, cukup dengan re-locate atau
mengganti waktu pekerjaan yang memungkinkan untuk diganti jamnya. Misal, hari ini
kegiatan Anda, meetingpagi, telepon client, buat
proposal kerja, cek email,dan lain lainnya. Nah Anda bisa merubah plan Anda tersebut, misal, meeting pagi kemudian Anda cek e-maildahulu mungkin sambil buat teh atau kopi untuk mood boster, kemudian baru telepon klien lalu buat
proposal dan seterusnya. Intinya ubah waktu setiap pekerjaan Anda sehingga
tidak selalu sama pada tiap harinya, yang terpenting jangan membuang-buang
waktu Anda.
2.
Ganti suasana
tempat kerja Anda
Percaya
atau tidak keadaan tempat bekerja (terutama meja kerja Anda) juga bisa
mempengaruhi mood kerja Anda. Biasanya meja
kerja yang berantakan atau terdapat banyak tumpukan kertas hingga
mengunung-gunung bisa menciptakan mood yang tidak
enak. Apabila seperti itu, maka gantilah suasana meja kerja Anda. Mungkin
tumpukan file yang berada di pinggir meja Anda bisa Anda rapikan dan disusun di folder case almari dan menggantinya dengan diisi
tanaman kecil atau mungkin foto saat Anda bersenang-senang. Bisa juga Anda mengubah
posisi meja dan kursi Anda dari yang biasanya. Pokoknya banyak hal yang bisa
Anda lakukan untuk mengganti suasana ruang kerja Anda sehingga nyaman untuk
Anda bekerja.
3. Lakukan hal-hal yang Anda senangi
Benar, melakukan hal yang kita
senangi merupakan salah satu cara mengatasi kebosanan, seperti mendengarkan
musik, membaca majalah (baik online atau
cetak), main game, dan kegiatan santai lainnya. Tapi di beberapa tempat kerja
mungkin tidak memperbolehkan bersantai-santai saat jam kerja. Nah untuk
menyiasatinya, Anda bisa mengggunakan waktu-waktu longgar untuk kegiatan santai
Anda, seperti sebelum masuk waktu bekerja, waktu istirahat, sebelum waktu
selesai bekerja atau di waktu luang Anda saat bekerja. Santai boleh tapi jangan
sampai meninggalkan kewajiban Anda di kantor.
4. Berinteraksilah dengan lingkungan
sekitar Anda
Pekerjaan kantor sebagian besar
dikerjakan secara individual. Sehingga apabila Anda mengalami masalah atau
bingung dengan pekerjaan Anda seakan-akan yang bekerja berat sekantor saat itu
adalah Anda. Hal itu wajar, namun Anda bisa mengatasi masalah tersebut dengan
tetap menjaga komunikasi dengan orang-orang sekitar Anda.
Jangan pernah Anda menyendiri dengan
pekerjaan berat Anda. Bergabunglah dengan rekan-rekan Anda yang lain, dan Anda
akan menemukan solusi untuk setiap permasalahan pada pekerjaan Anda.
5. Tertawalah
Benar, tertawalah! Carilah hal-hal
yang bisa membuat Anda tertawa. Karena dengan tertawa, bisa memunculkan mood baik untuk Anda serta melepaskan Anda dari
stress pekerjaan. Tidak perlu berlebihan, Anda bisa mengobrol dengan candaan-candaan
kecil dengan teman sebelah Anda dengan mengobrolkan hal-hal yang diluar
pekerjaan. Hal yang simple sebenarnya, tapi bisa memberikan efek yang besar
bagi Anda dan orang-orang sekitar Anda.
Referensi
http://www.ruangpegawai.com/tips/percayalah-ketika-anda-bosan-bekerja-di-kantor-pasti-ada-solusinya-749


0 komentar:
Posting Komentar