Rabu, 01 Juli 2015

Explore Mengenai Simatik Web

WEB SEMANTIK 

Menurut Jhon Markoff, WEB SEMANTIK adalah sekumpulan teknologi yang menawarkan cara baru yang efisien dalam membantu komputer mengorganisasi dan menarik kesimpulan dari data online.   Melalui web semantik inilah berbagai perangkat lunak akan mampu mencari, membagi, dan mengintegrasi informasi dengan cara yang lebih mudah.
Jadi, Web semantik ( semantic web ) adalah perkembangan dari www ( world wide web ) pada tahun 2002, dimana konten web yang di tampilkan tidak hanya dengan format bahasa manusia yang umum tetapi juga bisa di baca dan digunakan oleh bahasa mesin.  

STANDAR WEB SEMANTIK

Pembuatan web semantik dimungkinkan dengan adanya sekumpulan standar yang dikoordinasi oleh World Wide Web Consortium (W3C).  Standar yang paling penting dalam membangun Semantic Web adalah XML, XML Schema, RDF, OWL, dan SPARQL. 
Web 3.0 memiliki beberapa standar operasional untuk bisa menjalankan fungsinya dalam menampung metadata. Misalnya Resource Description Framework (RDF) dan Web Ontology Language (OWL).
Dibalik teknologi web semantik peran RDF ( Resource Description Framework ) adalah untuk mendefinisikan format metadata yang terdiri dari beberapa komposisi yaitu : subject, predicate, dan object. Subject dan object adalah entitas yang ditunjukkan oleh teks (Media Iptek, 2006). Sedangkan predicate adalah komposisi yang menerangkan sudut pandang dari subject yang dijelaskan object. Hal yang paling menarik dari RDF yaitu object dapat menjadi subject yang nantinya diterangkan oleh object yang lainnya. Sehingga object atau masukan dapt diterangkan secara jelas dan detail, serta sesuai dengan keingingan pengguna yang memberikan masukan.
Web semantik merujuk kepada kemampuan aplikasi komputer untuk lebih memahami bahasa manusia, bukan hanya bahasa yang baku dari para penggunanya tetapi juga bahasa yang lebih kompleks, seperti dalam bahasa percakapan sehingga memudahkan penggunanya untuk berkomunikasi dengan mesin. Web semantik dapat mengolah bahasa dan mengenali homonim, sinonim, atau atribut yang berbeda pada suatu database.

CONTOH WEB SEMANTIK

Apabila kita mengetik di pencarian dengan keyword “tanggal berapa indonesia merdeka ?.” maka hasil dari pencarian tersebut yang keluar adalah “17 Agustus 1945.“ begitu mudah bukan ?
 Contoh lain web semantik adalah :
1.      SIOC ( http://sioc-project.org/ ) Adalah komunitas yang berusaha mewujudkan semantic website yang tengah berjuang membantu kita menciptakan web cerdas yang mana kelak pencarian info di internet menjadi jauh - jauh sangat mudah.
2.      Yahoo’s Food Site, Spivack’s Radar Networks, dan sebuah development platform, Jena, di Hewlett-Packard.
3.      Second Life merupakan dunia virtual berbasis Internet. Mungkin di masa depan kita bisa hidup di dunia virtual itu yaitu di internet karena memang kehidupan di dalam Second Life meniru apa saja yang dilakukan oleh Anda dan yang ada di dunia nyata ini, dimana kita bisa berteman, melakukan aktivitas, berbicara dengan teman Anda, bertukar opini, bahkan berbisnis dan lain-lainnya yang ada di dunia ini. 
4.      Google Co-Op yang beralamatkan di http://www.google.com/coop/. Google Co-Op merupakan salah satu service yang disediakan Google dan mulai beroperasi sejak tahun 2006 dan merupakan fungsi search yang ditambahkan di search engine Google dengan penambahan fitur yang lebih luas dan diharapkan Google Co-Op dapat memberikan sesuatu yang tepat yang sedang dicari orang-orang.
5.      Web Servies yakni teknologi web yang memungkinkan sebuah aplikasi mampu berhubungan dengan aplikasi lainnya melalui protokol HTTP dengan format pesan XML

TEKNOLOGI WEB 3.0 ( WEB SEMANTIK )

1.      SOAP : Simple Object Access Protocol adalah standar untuk bertukar pesan-pesan berbasis XML melalui jaringan komputer atau sebuah jalan untuk program yang berjalan pada suatu sistem operasi (OS) untuk berkomunikasi dengan program pada OS yang sama maupun berbeda dengan menggunakan HTTP dan XML sebagai mekanisme untuk pertukaran data.

2.      REST : REpresentational State Transfer atau transfer keadaan representasi, adalah suatu gaya arsitektur perangkat lunak untuk untuk pendistibusian sistem hipermedia seperti WWW.
Contoh : Amazon Associates Web Services (AAWS) yakni layanan (Web As Services) berupa HTTP request (post / Get) yang dapat digunakan oleh pihak deceloper dan data di Amazon untuk kegiatan Affiliate (mempromosikan produk amazon).
3.      WSDL : format XML yang diterbitkan untuk menerangkan webservice. WSDL mendefinisikan:
a.       pesan-pesan (baik yang abstrak dan kongkrit) yang dikirim ke dan menuju web service
b.      koleksi-koleksi digital dari pesan-pesan (port type, antarmuka)
c.       Bagaimana port type yang ditentukan dijadikan wire protokol di mana servis ditempatkan.
4.      WDDX : Web Distributed Data eXchange. Mekanisme pertukaran data dari lingkungan yang berbeda

APLIKASI WEB 3.0

RDF digunakan pada aplikasi berikut ini:
1.      RSS (RDF Site Summary) : RSS memberikan informasi yang terupdate tanpa kita mengunjungi web tersebut
2.      FOAF (Friend of a Friend) : Didesain tuk mendeskripsikan orang-orang, ketertarikan dan hubungan mereka
3.      SIOC (Semantically-Interlinked Online Commnities) : Menerangkan komunitas Online dan membuat koneksi antara diskusi berbasis Internet seperti message board, mailing list, blog.

Untuk aplikasi yang memproses informasi digunakanlah OWL (Web Ontology Language), OWL berbasis XML dan dengan mudahnya dapat melakukan pertukaran antara mesin dan OS yang berbeda dan bahasa aplikasi yang berbeda.

Beberapa sub-language (spesies) yang dimiliki OWL:
1.      OWL Lite : Digunakan untuk mendukung pengguna yang memerlukan klasifikasi hirarki dan dalam batasan yang sederhana.
2.      OWL DL : Mendukung konstruksi seluruh OWL, tetapi hanya digunakan pada batasan tertentu.
3.      OWL Full : Yang menginginkan maksimum penggunaan dan sintaksis gunakanlah OWL Full.

Keunggulan Web 3.0

1.      Kecepatan berinteraksi antar apps, karena menggunakan sarana HTTP 
2.      Ketepatan / Keakuratan data, karena data yang dikirim (request) dan diterima (response) semuanya berbasiskan XML 
3.      Kemudahan, mengola request dan response, karena standar pesan XML 
4.      Fleksibel, contoh aplikasi PHP mampu berhubungan dengan java, begitu sebaliknya, karena semuanya menggunakan protokol HTTP.
5.      Bukti joomla (PHP) kini mampu berhubungan dengan alfresco yang dibangun dengan java
6.      Metode : XML-RPC, SOAP, dan REST.

Sumber :


Mengukur Kinerja Web

Ada banyak tools untuk mengukur suatu website. Di tulisan saya ini, saya hanya menyebutkan 3 dari sekian tools yang ada. Diantaranya adalah :

1. SEO
SEO atau Search Engine Optimization adalah mengoptimalkan sebuah blog/web dengan memanfaatkan search engine dan mendapatkan peringkat yang tinggi pada halaman pertama search engine dengan menggunakan keyword tertentu agar web/blog kita diramaikan oleh pengunjung yang datang dari search engine.

Kelebihan daripada SEO ini sendiri adalah dari segi interface hasi pengukurannya lebih mudah dipahami, simple dalam penggunaannya dan SEO akan memberikan berbagai saran demi meningkatkan web/blog kita. Adapun kekurangannya dalah tidak terdapat table yang menampilkan dan menjelaskan jumlah pengunjung yang mengakses web/blog kita.

Referensi :


2. GTmetrix
GTmetrix merupakan sebuah situs di mana kita dapat mengetahui berbagai hal yang membuat blog/web kita lambat dan performa blog/web ketika diakses, tersedia secara gratis dengan menggunakan Yahoo Yslow dan Google Page Speed sebagai mesin penganalisa dan menampilkan hasil juga rekomendasi yang harus dilakukan.

Kelebihan dari GTmetrix adalah dapat membandingkan beberapa URL secara bersamaan, dapat dijadwalkan pengecekan web/blog secara otomatis dan dapat menyimpan laporan. Sedangkan kekurangannya adalah dalam penggunaan GTmetrix harus menggunakan koneksi internet yang cepat.

Referensi :


3. Keynote Internet Testing Environment (KITE)
Keynote Internet Testing Enviroment (KITE) adalah alat pengujian dan pengukuran berbasis desktop yang digunakan untuk merekam dan mengedit transaksi web dan menganalisa kinerja dari aplikasi web (Keynote System, Inc 2010). KITE sangat mudah untuk digunakan dan sebagai salah satu alat yang sudah cukup terkenal di dunia. KITE dipilih sebagai alat pengukuran kinerja Web karena ia merupakan tools yang bebas biaya, berbasis dektop environment dan dapat melakukan pengujian dari 5 kota di berbagai belahan dunia yang menjadi agent dari jaringan KITE.

Referensi :


Jadi, menurut saya, dari ketiga tools yang saya pilih untuk dijelaskan, saya lebih memilih KITE, karena gratis dan juga mendukung banyak kemampuan seperti dapat diakses dan menganalisa kinerja web melalui 5 server tes di jaringan global Keynote System dan dapat merekam kembali bentuk-bentuk transaksi web yang sudah dijalankan oleh pengguna untuk keperluan analisa.