Rabu, 07 Juni 2017

Komputasi dan Paralel Processing


KOMPUTASI
Setiap jenis perhitungan atau penggunaan teknologi komputer dalam pengolahan informasi. Perhitungan adalah proses yang jelas model yang dipahami dan dinyatakan dalam suatu algoritma, protocol, topologi jaringan dan lain sebagainya. Perhitungan itu pula merupakan subyek utama dalam ilmu komputer yaitu menyelidiki apa yang dapat atau tidak dapat dilakukan dengan cara komputasi.

Perhitungan dapat diklasifikasikan oleh setidaknya 3 kriteria orthogonal, yaitu:
1.    Digital vs analog
2.    Sekuensial vs parallel vs bersamaan
3.    Bets vs interaktif

Perhitungan digital di dalam prakteknya digunakan untuk mensimulasikan proses alam, seperti: perhitungan evolusi.
Dan yang lebih alami dijelaskan oleh model analog perhitungan, seperti: jaringan syaraf tiruan.

PARALEL PROCESSING
Pemrosesan parallel dalam komputer, merupakan pengolahan dari program instruksi dengan membagi di antara beberapa processor dengan tujuan untuk menjalankan program dalam waktu singkat.

Sebuah program komputasi-intensif yang memakan waktu satu jam untuk menjalankan dan menyalin program tape yang mengambil satu jam untuk menjalankan akan mengambil total keseluruhan dua jam untuk menjalankan. Bentuk awal dari pemrosesan parallel memungkinkan eksekusi interleaved kedua program bersama-sama. Komputer akan memulai operasi I/O dan sementara itu sedang menunggu operasi untuk menyelesaikan, itu akan mengeksekusi program processor-intensive. Waktu eksekusi total untuk kedua pekerjaan tersebut akan menjadi kurang lebih satu jam.

Peningkatan berikutnya merupakan multiprogramming. Dalam sistem multiprogramming, beberapa program telah dikirim pengguna yang masing-masing diperbolehkan untuk menggunakan processor dalam waktu yang singkat. Untuk pengguna tampak bahwa semua program yang dilaksanakan pada saat yang sama. Masalah pertama muncul pertentangan sumber daya di sistem ini. Permintaan eksplisit untuk sumber daya menyebabkan masalah dari kebuntuan. Kompetisi untuk sumber daya pada mesin tanpa melanggar instruksi mengarah pada rutin critical section.

Langkah berikutnya dalam pengolahan parallel adalah pengenalan multiprocessing. Dalam sistem ini, dua atau lebih processor berbagi pekerjaan yang akan dilakukan. Versi awal memiliki master/slave konfigurasi. Salah satu processor (master) diprogram untuk bertanggung jawab atas semua pekerjaan dalam sistem, sementara yang lainnya hanya melakukan tugas-tugas yang diberikan oleh master. Pengaturan ini diperlukan karena tidak mengerti bagaimana mesin dalam program dapat berkerja bersama dalam pengolaan sumber daya sistem.

HUBUNGAN KOMPUTASI MODERN DENGAN PARALEL PROCESSING
Kinerja komputasi dengan menggunakan parallel processing itu menggunakan dan memanfaatkan beberapa komputer atau CPU untuk menemukan suatu pemecahan masalah dari masalah yang ada. Sehingga dapat diselesaikan dengan cepat daripada menggunakan satu komputer saja. Komputasi dengan parallel processing akan menggabungkan beberapa CPU dan membagi-bagi tugas untuk masing-masing CPU tersebut. Sehingga, masalah terbagi-bagi dalam penyelesaiannya. Namun, ini hanya untuk masalah besar saja sehingga komputasi dengan masalah yang kecil lebih murah menggunakan satu CPU saja.

KOMENTAR: KELEBIHAN DAN KEKURANGAN ARTIKEL
Kelebihan dari artikel ini adalah telah dijelaskan pengertian tersebut dengan bahasa yang lebih mudah dipahami.
Kekurangan dari artikel ini adalah masih kurang lengkapnya penjelasan mengenai parallel processing, sehingga perbedaan spesifik antara komputasi biasa dan komputasi parallel processing tidak terlihat dengan jelas.

REFERENSI


Sikap Menghargai Waktu

 Hai…. Bertemu lagi dengan saya, Dita Setia Ningrum. Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas mengenai “sikap menghargai waktu”.
Menghargai waktu ialah tidak membuang waktu secara sia-sia untuk melakukan hal yang tidak bermanfaat. Contoh dari sikap yang tidak menghargai waktu adalah menunggu. Seperti yang sering saya alami ketika menunggu teman saya, saya dan beberapa teman-teman saya sering pergi bersamasama namun ada salah satu yang sering sekali terlambat dan apabila ditanya sudah ada dimana atau masih jauh atau sudah dekat tetapi ia justru menjawabnya sabar kek, puter balik aja deh, ihh kan abis ini itu. Akhirnya sering sekali ia ditinggal oleh teman-teman saya karena apabila terlambat biasanya 1-2 jam dan sering sekali terlambat.
Sedangkan contoh dari sikap menghargai waktu adalah displin, tepat waktu dan lain-lain. Seperti yang saya alami, saya memiliki teman yang termasuk menghargai waktu dengan berusaha datang tepat waktu. Apabila ada janji dengannya, ia selalu datang tepat waktu dan memberikan kabar apabila ia sedang siap-siap, sudah siap, berangkat ketempat janjian atau sudah sampai, karena sikap ia yang menghargai waktu kami sering berjalan bersama ataupun sekedar bertemu.
Tapi seseorang yang tidak menghargai waktu bisa berubah menjadi menghargai waktu. Seperti yang saya alami, dahulu saya merupakan seseorang yang tidak menghargai waktu karena dari TK sampai SMA sekolah saya berada didalam komplek rumah jadi terkadang saya sering datang terlambat atau ada buku yang tertinggal dirumah. Namun ketika kuliah, jarak antara rumah di Tangerang Selatan dan kampus di Depok yang jauh dan ditempuh dengan kereta yang terkadang tidak menentu. Semenjak itu saya menjadi menghargai waktu dan displin. Karena terkadang ada gangguan, terlambat datang, pembatalan pemberangkatan dan lain sebagainya.
Terkadang saya berangkat kekampus sangat ngepas karena malas menunggu, tapi ternyata kereta ada gangguan. Jadi saya sampai kampuspun terlambat, akhirnya meminta surat keterlambatan kereta agar tetap bisa masuk kelas atau praktikum. Namun apabila praktikum harus mengurus terlebih dahulu dan menganti jawdal untuk pengulangan praktikum pertemuan tersebut, tetapi apabila kuliah bisa tergantung dari dosennya. Ada beberapa dosen yang mengizinkan terlambat tapi banyak juga yang tidak mengizinkan terlambat jadi gaboleh masuk kedalam kelas.
Berdasarkan pengalaman saya, saya merasakan manfaat apabila menghargai waktu seperti dibawah ini:
1.    Memiliki lebih banyak teman
2.    Disukai banyak orang seperti teman, pimpinan, bawahan dan lain-lain
3.    Tidak memiliki masalah dengan waktu
4.    Cenderung lebih beruntung
5.    Jarang diliputi masalah-masalah eksternal (dari luar)
6.    Lebih mudah mendapatkan lowongan pekerjaan
Terakhir saya akan memberikan tips bagaimana cara menghargai waktu adalah sebagai berikut :
1.    Usahakan agar setiap menyusun jadwal, untuk setiap waktu yang telah ditentukan telah disiapkan dengan target dan sasaran yang ingin diperoleh.
2.    Harus memiliki komitment tinggi untuk tidak menggunakan jam karet. Mungkin kita sudah tau makna dari kalimat tersebut. Sudah menjadi budaya yang jelek di lingkungan kita dengan tidak tepat waktu berdasarkan jadwal yang telah disepakati. Kebiasaan ini tentu sudah kita ketahui adalah kebiasaan yang super jelek yang harus ditinggalkan.
3.    Harus realistis, mungkin hal ini telah sedikit di singgung pada poin sebelumnya. Hanya mempertegas saja, sebaiknya buatlah jadwal dengan pertimbangan yang matang sehingga dapat dijalankan dengan benar.
4.    Jika dalam jadwal kita melibatkan kontribusi dengan orang lain, maka sebisa mungkin tidak ada salahnya untuk mengusahakan melakukan konfirmasi ulang ke orang yang bersangkutan. Manfaatkan kemajuan teknologi, kita dapat meminta konfirmasi  orang lain tersebut missal dengan menggunakan email, sms, dll. Hal ini sangat berguna untuk mencegah kita dari kerugian waktu.
5.    Setelah seharian kita menjalankan aktivitas dan berusaha konsisten dengan jadwal yang kita buat, maka sebaiknya sesaat sebelum tidur dilakukan analisis secara keseluruhan. Hal ini bertujuan agar untuk hari selanjutnya kita dapat menjalankan jadwal yang telah dibut dengan lebih baik lagi.

Tidak susah untuk menjadi seseorang yang menghargai waktu apalagi dengan banyak manfaat, jadi usahakan anda adalah seseorang yang menghargai waktu atau berubah menjadi seseorang yang menghargai waktu. J